Selasa, 07 Desember 2010

Siap Tangani Musibah

Siap Tangani Musibah
Banjarmasinpost.co.id 
KABUPATEN Banjar selalu disibukkan oleh musibah baik yang terjadi pada musim hujan maupun musim kemarau. Bila musim hujan ada sejumlah daerah yang rawan banjir, demikian pula saat musim kemarau ada sejumlah daerah yang rawan kebakaran lahan.
Selain kepedulian dan partisipasi masyarakat, pemerintah daerah juga memiliki tanggung jawab yang besar mengantisipasi dan menangani setiap musibah di tengah masyarakat.
Sehubungan dengan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah dan Satuan Polisi Pamong Praja, Pemkab Banjar membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran.
UPT ini berada di bawah Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas). UPT dipimpin seorang kepala yang bertangung jawab kepada kepala Badan Kesbangpolinmas.
Kendati namanya UPT Pemadam Kebakaran, anggotanya juga bertugas mengatasi penanggulangan bencana lainnya.
Fungsi UPT Pemadam Kebakaran antara lain penanggulangan secara cepat terhadap musibah kebakaran dan mengkoordinasi unit-unit BPK dalam hal mengatasi kebakaran.
"Tugas dan fungsi kita antara lain seperti itu. Pada intinya kami siap menangani musibah dan bencana yang dihadapi masyarakat," jelas Kepala UPT Pemadam Kebakaran, Murjani.
Dikatakannya, setiap ada musibah seperti kebakaran, banjir atau orang tenggelam, masyarakat bisa langsung melapor ke UPT yang bermarkas di Jalan A Yani Km 40 Martapura itu. Bisa juga melalui telepon ke nomor 0511-4721113 atau telekomunikasi radio di frekuensi 14.690.
"Kami ada 17 personil yang standby selama 24 jam dan didukung sarana dan prasarana lengkap. Selain itu kami didukung 45 unit BPK yang tergabung dalam Bumi Selamat Rescue (Buser) 690," katanya.
Meski demikian, ungkapnya, masyarakat diminta untuk bisa menjaga lingkungan dan mengantisipasi kebakaran. Bila kebakaran terjadi masyarakat diminta untuk langsung menghubungi ke nomor UPT Pemadam Kebakaran.
Namun, saat petugas masih dalam perjalanan, hendaknya masyarakat bisa melakukan penanggulangan pertama dengan peralatan seadanya atau juga mengontak unit BPK terdekat.
"Kami percaya masyarakat bisa melakukan penanggulangan awal. Petugas kami siap membantu karena standby 24 jam penuh," ucapnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar